budidaya jabon merah

Tips Budidaya Tanaman Jabon

Budidaya Tanaman Jabon. Pohon jabon akhir-akhir ini memang tengah populer di kalangan masyarakat. Karena pertumbuhannya yang cepat dengan diameter mencapai 160 cm dengan tinggi 45 meter ini mampu menarik para petani untuk melakukan budidaya tanaman jabon.

Budidaya tanaman jabon tidak terlalu sulit, dan Andapun bisa meraup untung dari sini. Jabon akan digunakan sebagai bahan baku mebeler atau bahan-bahan lain yang bermanfaat. Tidak salah jika permintaan jabon kini semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. untuk penyebaran tanaman jabon itu sendiri hampir rata di seluruh wilayah Indonesia ujung barat hingga ujung timur.

Pertumbuhan Tanaman Jabon

Budidaya tanaman jabon akan lebih baik dilakukan pada dataran datar dan dekat dengan sumber air. Suhu untuk tanaman ini berada pada kisaran 100 sampai 400 derajat celcius dan dengan curah hujan kurang lebih 1250 sampai 3000 m/tahun. Tanaman ini bisa tubuh di semua jenis tanah dan bisa tumbuh besar asalkan dengan kondisi tanah yang subur pula.

Pembenihan Tanaman Jabon

Untuk budidaya tanaman jabon dan demi melakukan pembinihan, hal ini cukup mudah dilakukan. Taburkan biji tanaman jabon pada lahan yang disediakan namun pastikan bahwa tanah benar-benar subur dengan sedikit tambahan pupuk kompos. Untuk hasil yang maksimal, tanam benih pada polybag atau plastik yang telah dibolong bawahnya agar air bisa rembes dan terserap tanah dan biji jabon tidak busuk.

Penanaman Tanaman Jabon

Jarak tanam untuh pohon ini adalah 5×5 meter untuk lahan tumpang sari. Namun jika lahan khusus untuk budidaya tanaman jabon, maka 2×3 meter akan membuat tanaman satu ini tumbub subur dan sehat. Campurkan kompos pada lubang galian untuk media tanam jabon.

Dalam perawatan budidaya tanaman jabon Anda tidak perlu khawatir, mengairi lahan dengan baik akan menjadikan poho tumbuh subur. Dan untuk menghindari ulat pohon, pengobatan serta penyemaian setidaknya 3 sampai 4 kali dalam setahun perlu Anda lakukan.

Kata Kunci Artikel

Mengenal Budidaya Jabon

Budidaya jabon saat ini bisa dikatakan sebagai salah satu budidaya yang menjanjikan dan Andapun bisa mendapatkan banyak keuntungan dari pohon jabon. Jabon dapat tumbuh tinggi hingga 45 meter dan memiliki diameter kayu yang tidak kalah besar dengan kayu sengon yakni mencapai 160 cm.

pohon jabon

Pohon ini dapat tumbuh di hampir semua wilayah tropis dengan suhu 18 derajat celcius hingga 40 derajat celcius juga dengan tingkat kelembaban 80- 90%. Penyebaran jabon sendiri saat ini berada pada semua wilayah di Indonesia mulai pulau sumatera, jawa, kalimantan, papua, sulawesi dan daerah lainnya. Untuk lebih mengenal budidaya jabon berikut tips pembibitan hingga penebangan jabon.

Beberapa Tips Budidaya Jabon yang perlu anda ketahui:

  • Budidaya jabon akan sangat baik dilakukan di daerah datar. Selain memudahkan dalam memelihara dan proses penebangan juga pengangkutan, daerah yang datar akan membantu tumbuh kembang pohon berjalan secara baik.
  • Pilihlah tempat budidaya yang dekat dengan pengairan. Jika pohon jabon jauh dari air, dikahawatirkan tumbuh kembang tidak akan bagus dan kematian pohon akan terjadi saat musim kemarau.
  • Untuk pembibitan pohon jabon ada dua cara yakni benih dan stek pucuk.
  • Jarak tanam pohon jabon adalah 3×2 m, hal ini untuk tujuan penanaman murni. Sedangkan jarak 5×5 m untuk tujuan penanaman tumpangsari.
  • Untuk penanaman awal, usahkan dalam lubang tanam adalah 30x30x30 cm atau 40x40x40 cm tergantung kondisi tanah.
  • Sertakan pupuk kompos dalam penanaman awal sehingga pohon akan tumbuh subur serta tumbuh sehat dan cepat besar.

Untuk pertumbuhan pohon yang maksimal, gunakan pupuk NHK untuk memupuk masing-masing lubang pohon satu atau dua kali dalam setahun. Dan perlu Anda tahu, harga kayu jabon setiap tahunnya akan mengalami peningkatan seiring permintaan konsumen yang semakin meingkat sedangkan budidaya jabon sedikit berkurang.

 

Kata Kunci Artikel